Selasa, 17 Februari 2015

60 minute

keluarga, tapi cinta untuk seorang namja yang kusuka.
’’ne, nyonya lee . Kalau kau tahu aku mencintaimu saat pertama kali bertemu kau UKS. Cintaku bertambah saat aku menciummu. kelak kita akan bersama sampai kita memliki cucu.’’

#Hyora POV 06.30 pagi
January 22st  2015

Pagi-pagi sekali aku terbangun dari tidurku gara-gara jam Weeker berbentuk kura-kura pink yang sudah terpasang alarm pukul 06.30 a.m. aku  beranjak dari ranjangku sambil mengucek-ucek mataku agar tidak terkantuk-kantuk lagi. aku berjalan menuju jendela kamarku dan kubuka korden jendela. Dengan malasnya, aku mengambil handuk dan mandi dengan air hangat serta lulur susu madu. Terduduk aku di meja rias klasik coklatku sambil me-make-up diriku dengan bedak, lensa mata biru shappire, lipgloss disertai sapuan Blush On merah muda.Aku segera turun kebawah ‘’Annyeong eomma appa’’ sapaku pada eoma dan appa lalu mencium pipi mereka dan meminum susu lalu berpamitan kepada eoma dan appa “emm.. Hyora berangkat dulu eoma appa’’. Kau tidak sarapan hyora-ah ‘’aniya eoma aku bisa makan roti saja karena hyora sudah terlambat. Annyeong ’’ jawabku pada eoma ‘’hati-hati di jalan” teriak eoma “ne’’. Tanpa sarapan, aku bergegas mengambil kunci mobil Hyundai Merah Mini-ku dari Garasi lantai bawah. Segera ku naiki mobilku dan menancap gas hingga kecepatan 100 km/jam. Selama 25 menit perjalanan dari rumah akhirnya tiba juga di UNIERSITAS KYUNGHEE.

-----------------00-------------------

UNIVERSITAS KYUNHEE
‘’Hyora-shi!!’’ panggil seseorang saat aku turun mobil, aku tak asing dengan suara itu saat mengembalikan badan benar tebakankakun pasti itu ‘’Jessica, annyeong ’. sapaku ‘’annyeong hyora-shi. Tumben berangkat siang’’. Dia Jessica jung sahabatku sejak SMA ‘’aku terlambat bangun sica-ya. Gara-gara nonton drama dan tugas. Masih untunglah belum terlambat” sahutku. ‘’OO,, aku kira kau kenapa-kenapa hyo-shi, aku tunggu dikelas ga dateng juga akhirnya aku menunggumu disini’’. ‘’mian sica membuatmu khawatir. Kajja ke kelas sebelum seongsanim masuk kelas” ajakku dan merangkul Jessica.

-----------00-----------

Bel istirahat berbunyi, aku sejak pelajaran tadi menahan buang air kecil. ‘’Sica, kau kekantin dulu, entar aku samperin’’.”ne’’ aku langsung kekamar mandi di lorong seberang. Saat selesai aku keluar dengan menata pakaianku, tapi tiba-tiba BRAKKKKK. Dan aku tak sadarkan diri.

DONGHAE POV

‘’kenapa kau lama sekali aku sudah menunggumu lama’’ kata pria bertubuh tinggi ‘’maaf, aku tadi mengantar buku ke kim seongsanim” kataku.’’baiklah, hae-ya. Cepat kekantin’’. Dia sahabatku namanya Minho. Kami menyusuri lorong dengan bermain bola basket ,aku memantulkan bola basket ditanganku dan sesekali melemparkannya ke Minho. Entah kenapa bola yangku lempar mengenai kepala seorang yeoja yang keluar dari toilet. Orang-orang disekitar langsung mengelilingi yeoja itu. ‘’donghae-shi kau harus menolongnya” teriak seseorang di kerumunan itu “aku? Kenapa harus aku’’ jawabku tanpa rasa salah .’’donghae-shi cepat tolong yeoja itu atau kau akan kena marah kim seongsanim. Bahkan kau bisa dikeluarkan dari universitas ini’’ kata minho. ‘’baiklah, aku akan mengantarnya ke UKS. Kalo aku telat masuk ijinkan aku berada di UKS” ‘’ne, cepat segera ke UKS’’.  aku segera menggendong wanita itu di depan badanku, untung badannya mungil jadi ringan. Dan aku pun memutuskan menunggunya. “ ah.. kau sudah bangun’’

2 JAM BERLALU

#JESSICA POV

‘’ Hyora kemana, lama ditunggu dikantin ga dateng-dateng dan udah dua jam ga balik kekelas, ponselnya ga dibawa. Tuh anak emang bikin orangkhawatir’’ dumelku. Aku memutuskan mencarinya saat ingin keluar kelas kyu seongsanim masuk kekelas dan akhirnya membatalkan niatku mencari Hyora. Yah semakin kuatirlah aku menunggu hyora.

#HYORA POV

Aku membuka mataku. ‘’Aku dimana? Siapa dia? ‘’ batinku.
‘’ahh.. kau sudah bangun?’’ tanyanya menyadarkan lamunanku
 “apa masih sakit? Mianhae karena membuatmu pingsan” lanjutnya sambil menundukan kepalanya.
‘’siapa kau? Apa aku di surga?”.
“perkenalkan aku Lee Donghae mahasiswa jurusan bisnis. Ani! Kau di UKS. Aku membawamu kesini karena tadi kau pingsan. Maaf karena membuatmu jadi pingsan.’’
‘’Park Hyora imnida. Oo ne gwencana.” Jawabku. “apa kau mau kekelas? Mari kuantar’’. ‘’a- aniya. Aku bisa sendiri” sahutku

#AUTHOR POV

Hyora segera meninggalkannya dan menuju kelasnya. Ia kena omel Kyu seongsanim. ‘’kau harus kuhukum. Karena meninggalkan jam pelajaran tanpa izin!” ‘’tapi seongsanim? Aku barusan…’’ “tidak ada tapi-tapian. Meski kau anak salah satu pemilik saham ditempat ini. Menurutku semuanya sama saja, tanpa kenal pandang!’’ potongnya.

#HYORA POV

‘’Baiklah seonsangnim.’’ Keluhku bukannya disuruh istirahat malah kena hukuman.’’ Benar-benar hari sial’’ dumelku. Aku berdiri dipinggir lapangan. ‘’Cuaca terik sekali hari ini.’’ gerutunku. ‘’kau kepanasan?” Sambung seseorang. ‘’lee donghae?”..”

#AUTHOR POV

‘’Lee donghae-shi?’’ Tanya hyora. ‘’ne. kau dihukum?”.
‘’yah, begitulah. Lihat saja apa yang sdg ku lakukan!”.
 ‘’apa gara-gara kau terlambat? Mianhae karena membuatmu dihukum’’ ucap donghae dengan sedikit membungkuk
’’gwenchana, salah ku juga karena jalan tidak hati-hati’’ hyora.
‘’boleh aku menemanimu? Sebagai perminta maafanku.. bolehkan hyoras-si” .
“terserah kau saja’’.
’ Kenapa mereka disana? Apa mereka pacaran?’ ‘itu tidak mungkin!’ sahut yg lainnya dari lantai 2 kampus. Mereka adalah fans donghae.

30 menit

60 menit
‘’hyora apa kau tidak lelah’’
‘’emm, lumayan. Kalau kau capek kau boleh pergi’’ tengoknya
‘’seberapa lama hukumanmu?”
‘’sampai seongsanim memanggilku’’ sambil mengelap keringatnya
‘’baiklah, aku kamar kecil dulu. Tidak apakan?’’
‘’hemmm… kalau kau lelah tidak usah kesini.istirahatlah’’
‘’aku pasti kesini lagi.’’ Sahutnya dan meninggalkan hyora sendiri

#DONGHAE POV

‘’aku akan kesini lagi.” Ucapku dan meninggalkannya. Sebenarnya aku akan kekantin untuk membeli minuman untuknya dan untukku. ‘ Kemana gadis itu?’ cariku. “donghae-ya’’ aku menoleh kesumber suara. ‘’ wae? Minho-ya”’
‘’kau kemana saja aku mencarimu sejak tadi. Darimana saja kau? ‘’
‘’ hehe.. aku dari tadi disini. Mungkin saat kau datang mencariku kesini aku sedang kekantin membeli minuman”
‘’kenapa membeli dua? Apa ini untukku?’’ merebut kaleng yg ada ditanganku
‘’kenapa? Tak boleh. Ambil saja buatmu’’ cuekku dan meninggalkan minho.
 ------00------
January 23st2015

07.00

#PERPUSTAKAAN KYUNGHEE

#Author POV

Sesosok yeojasedang duduk manis di sebuah meja berwarna coklat. Karena tidak ada pelajaran pagi hyora menggunakan waktunya untuk membaca komic favoritnya di perpustakaan yang hening, nyaman dan aman karena tidak ada yang mengganggunya. *author mah takut *

CEKLEK… terdengar pintu terbuka.
‘’ annyeong, Park Hyo Ra’’
‘’annyeong donghae. Kenapa kau kesini? tak ada kelas?’’

#Hyora POV

“heemm, entahlah aku hanya ingin kesini saja. Kan bisa ketemu gadis cantik seperti kau.’’
Apa aku tidak salah dengar? ‘’apa yang kau katakana hae-a?”
‘’ani---, maksudku siapa tahu ada perempuan cantik disini. Sayangnya bukan gadis cantik tapi…”
‘’tapiii apa ha??? Kau menyindirku donghae-si?’’ tatapku marah

#Donghae POV

‘’ “heemm, entahlah aku hanya ingin kesini saja. Kan bisa ketemu gadis cantik seperti kau.’’
Kenapa aku keceplosan. Namja pabo!
 ‘’ ani, aku bukan menyindirmu. Mian bercanda hyora-si. Maafkan aku.” ia masih menatapku kesal aku hanya tertunduk. ‘kenapa aku bisa seperti ini?takut kepadanya? Apa aku benar-benar menyukainya? Ani, aku mencintainya. Ani itu tidak mungkin’

15 menit
30 menit
60 menit
 “hyora-shi?”
‘’hemm’’
 “apa kau marah?‘’
“ani”
“lalu? Kenapa kau diam saja?”
“’apa kau tak lihat kalau aku sedang baca buku?” ucapnya dan berdiri meninggalkanku. Tapi malangnya ia tersandung  kaki kursi dan aku menolongnya
DEG DEG DEG DEG.. jantungku serasa akan copot karena tatapannya.

#HYO RA POV

Aku meninggalkannya bukan karena marah tapi karena donghae mengangguku. Aku sebenernya tak mau meninggalkannya tapi karena ia menganggu. Lebih baik aku pergi. Baru ingin berdiri
 ‘AAAAKKK’ Aku tejatuh. Apa aku sudah mencium lantai dan berdarah? Aneh aku merasakan sesuatu yang hangat dipinggangku
Ia menatapku, kenapa matanya begitu indah? Donghae-si aku sepertinya menyukaimu.
Kenapa ia semakin dekat.. 10 cm… 5cm…. dan CUPPP sebuah bibir mencium lembut bibirku. Aku masih kaget. “Yakk!! Ini ciuman pertamaku’’.  Aku segera melepaskan ciuman itu aku takut ada orang yang melihatnya. aku pergi meninggalkannya. ‘’mwo? Mianhae…”

#DONGHAE POV

Apa yang kau lakukan Hae-ya! Apa aku bodoh mencium gadis yang bukan siapa-siapa. Kau bodoh donghae, kau lupa dia anak pemilik saham sekolahan ini? 
Aku berlari menuju kelasnya. Tapi nihil dia tidak ada disana. Kemana dia? Apa dia marah?
‘’baiklah aku akan meminta maaf kepadanya besok”
-----------00---------------
January 24st

#Author POV
Donghae mencari yeoja yang ia cium kemarin. Namun nihil dikelas, taman, perpustakaan tidak terlihat sosok yeoja yang dicarinya. ‘kemana dia? Apa hyora marah karena kejadian kemarin?’ gerutunya.

January 25st

07.00

#Donghae POV
‘’emm. Permisi apa kau tahu dimana kelas seni?”
“ada disebelah sana.”
“gamsahamida.” Ucapku pada seseorang

#KELAS SENI

“annyeong. Donghae imnida. Mian mengganggu apa disini kelas Park Hyora?’’
“ Ne, wae?dia tidak masuk hari ini.” Kata seseorang yeoja
‘’áku ingin minta maaf kepadanya. Kenapa hyora tidak masuk? ‘’
“anii, coba kau Tanya pada yeoja disebelah sana. Namanya jessica dia sahabat hyora’’tunjuknya kearah pojok kelas.
‘’oh, ne. gamsahamida’’
‘’jessica?”
“ne. nugu?”
“mian mengganggu. Donghae imnida.Apa kau sahabat Hyora-shi? Aku ingin memina no. ponselnya karena aku ingin meminta maaf” ucapku
“ooo ne. Baiklah tapi jangan menerornya” ucapnya sambil menulis no. di sebuah kertas dan memberikannya padaku
“gamsahamida. Ne, aku janji ” ucapku dan meninggalkannya.
“sica-shi? Apa kau tahu dimana Hyora?”
“a—ani mungkin ada urusan.’’

#Jessica POV

‘’ani, mungkin ada urusan” ucapku bohong
‘’baiklah.’’ Pergi meninggalkan kelas seni
‘’mianhae Donghae  aku berbohong padamu. Hyora yang memintanya.’’ gumamku

FLASH BACK---

Satu hari lalu, Hyora menghampiriku entahlah kenapa wajahnya terlihat sedikit muram.
‘ada apa Hyo-a?’
‘appa sedang koma dan….’ ucapnya terisak karena menangis
‘wae, katakan dengan jelas?’ usapku pada punggung yeoja itu
‘aku.. akan dijodohkan sica..’ tangisnya
‘mwo!! dengan siapa?’
‘appa, appa ingin aku segera menikah supaya ada yang meneruskan saham appa. Aku akan dinikahkan dengan namja anak teman appa.’isaknya semakin menjadi
‘kenapa kau tak menolaknya. Bukannya kau suka Lee Donghae?’”
‘aku tak bisa menolaknya. Appa memiliki penyakit jantung jadi aku hanya bisa menurutinya karena dokter memvonis umur appa tidak akan panjang lagi.’
‘lalu.. donghae?’
‘entahlah, mungkin aku akan menjauhinya. Setelah kejadian kemarin diperpustakaan aku yakin kalo aku pasti menyukainya. Apa kau mau menolongku sica?’
‘apa?’ tanyaku
‘jika donghae mencariku beritahu dia aku ada urusan dan jangan sampe kau bilang kalau aku akan tunangan.’
----------00--------

February 1st 2015

#Rumah Donghae

#donghae POV

Kemana gadis itu? Aku merasa kehilangan dia. ‘Hyora-a aku merindukanmu, apa kau merindukanku juga?’ hampa hari-hari akhir ini tanpamu PARK HYORA
Pesan yang aku kirimkan ke yeoja itu tak pernah terbalas.
Apa kabarmu hyora?
Aku harap kau baik-baik saja.
Hyora-a aku merindukanmu.
Maaf kejadian diperpustakaan. Aku ingin minta maaf padamu secra langsung tapi kamu tak pernah berangkat kuliah. Mianhae.
Jika kau ada waktu aku ingin menemuimu
Baiklah mungkin kau memang marah. Tatapku pada ponselku.
‘Hae-a, makan malam sudah siap Cepat ke sini.’ Teriak wanita paruh baya dari luar kamarku
‘’ne, eoma. Aku segera turun. ‘’
Saat makan malam berlangsung aku bingung kenapa? karena keluarga besar berkumpul? Ada apa sebenarnya?
“ Hae-a, apa kau sudah punya kekasih?’’ Tanya kakakku LEE DONGSHIN
‘’kenapa hyung selalu bertanya itu disaat kita bertemu’’. Gerutuku
‘’ donghae LEE DONGHAE. Appa ingin kau segera menikah’’
‘’mwo!?’’

-----00------

February 10st

#Hyora POV

4 hari lagi aku akan menikah. Dengan namja yang belum pernah aku temui sama sekali. Tapi appa memaksaku. Baiklah aku terima karena appa takut disaat aku menikah appa tidak ada disisiku. Pernikahan dibuat cukup meriah karena aku anak tunggal. Acara hanya akan dihadiri sahabatku, keluarga besar, dan rekan bisnis appa. LEE DONGHAE?apa kabarmu? Maafkan aku tidak pernah membalas sms dan telfon darimu. Aku ingin menjauhimu agar aku bisa melupakanmu. Aku akan memberitahumu kalo aku sudah menikah. Mianhae .
-----00----

February 14 st 2015

Hari indah bagi kedua orang tua ku tapi, bagiku sedikit sakit.
‘’hyora-a kau cantik sekali.’’
‘’gomawo sica-a’’
‘’bolehkan kalo aku memelukmu sudah lama aku tidak bertemu denganmu hyo-shi’’
”ne, silahkan ‘’ ucapku sambil berdiri memeluknya. Buliran cairan putih menetes di pipiku.
‘’ wae hyo-shi? Kenapa menangis? Apa kau masih memikirkan donghae’’
‘’ani. Aku sudah melupakannya. Aku sedih karena donghae belum tahu masalah ini. Dan aku bahagia karena bisa mencapai permintaan appa”
“ baiklah, jangan menangis lagi nanti kau tambah jelek. Sekarang kita keluar dan kita liat siapa suamimu.” Sambil mengusap airmataku
‘’kau ini. Kajja-’’ ajakku
.
.
Teng teng teng ..*anggap suara pernikahan aja ya*

‘’kau siap hyora-a’’ ucap Jessica
‘’ne.’’ Jessica menuntunku ke pintu masuk gereja dan appa menungguku disana. Aku meraih tangan appa dan menuju altar sica, eomma, berada dibelakangku. Aku gugup dan terus mununduk kebawah. ‘mwo.!’ Teriak Jessica pelan. Tapi aku bisa mendengarnya. Kenapa anak ini?. Sampai di altar appa menyerahkanku ke namja didepanku. Tangannya hangat. Kami mengucap janji. Saat memasang cincin. Aku melihat wajahnya “kau--” tunjukku. Ia mencium keningku. Aku hanya terdiam. Apa aku mimpi?
----00--

February 14 st 2016

#taman rumah

Aku duduk di ayunan dibelakang rumah.
‘’hemm. Sudah 1 tahun kita dijodohkan oppa” ucapku pada namja disampingku
‘’iya chagi oppa tak percaya ternyata jodoh oppa adalah orang yang oppa cintai setahun lalu’’
‘’haha oppa. Kalo inget masa itu aku ingin tertawa. Ooh ya oppa kenapa oppa menerima perjodohan itu padahal oppa tidak tahu siapa yeoja itu?’’
‘’ lalu kau juga kenapa menerima perjodohan itu. Apa kau murahan?’’ ucapnya bercanda.
‘’oppa kau jahat. Kau tau sendiri appa punya penyakit jantung. Aku tak tahu harus bagaimana lagi. Disisi lain aku belum pernah membahagiakan kedua orang tuaku. Karena itu aku terpaksa menikah denganmu.’’
‘’ternyata istri Lee donghae turut pada orang tua juga. Kalo kamu enggan menikah berarti kau tidak cinta padaku. Haha’’ ejeknya
‘’bukan begitu oppa. Lalu kalo oppa ? kenpa mau di jodohkan?’’
“ kalo oppa sama halnya denganmu….”

FLASHBACK ON

#Author POV
‘’Donghae LEE DONGHAE. Appa ingin kau segera menikah” appa
‘’wae appa, hae masih muda untuk menikah.’’
‘’ appa dan eomma tahu hae, tapi umur eoma dan appa semakin bertambah.” Eomma
‘’ tapi eoma… aku-“
‘’ hae-a , appa hanya ingin minta satu keinginan terakhir appa untukmu. Appa ingin kau menikah. Karena kau belum mempunyai yeojachingu appa akan menjodohkanmu dengan anak teman appa. Anaknya juga masih muda.’’
‘’ Tapi appa, aku mencinti gadis lain..’’
‘’’begini hae-ya , teman appa punya penyakit jantung anaknya hanya satu dan itu perempuan. Dokter memvonis teman appa umurnya tidak panjang. Jadi mohon kau mau menerimanya. Appa kasihan dan eomma, hyungmu juga setuju. ‘’
‘’tapi… appa’’
‘’hae-ya turuti perintah appa. Dia cantik kok. Seumuran denganmu. Kalo hyung belum menikah dengan eoni mu ini pasti hyung akan menikahinya.’’ Ucap hyungshin
‘’kau ini chag---..’’ ucap jaerin eoni
‘’mian bercanda istriku. Kemarin appa eoma dan hyung pergi kerumahnya.’’
‘’jadi hyung appa eoma sudah bertemu dengan yeoja itu. Kenapa aku tidak diajak?’’ tegasku
‘’yeoja itu tidak mau melihat suaminya kelak dan mengetahui namamu, jadi kami tidak mengajakmu.’’ Jelas eoma
‘’ Tapi siapa nama yeoja itu?” tanyaku
‘’namanya PARK HYO RA’’ ucap appa
‘’park hyo ra ? jinjja?”
‘’wae? Kau mengenalnya?’’ Tanya eoma
‘’ne. dia anak pemilik saham di Kyunghee university kan?’’
“ne. kau sudah mengenal--”
‘’ appa aku mau menikah dengannya dia adalah yeoja yang aku cintai. Tapi eoma appa hyung jangan sekali-kali menyebut namaku didepannya. Janji?’’
‘’baiklah” ucap mereka serempak.

FLASH BACK END---

------00-----

#Author POV

“oo, maka dari itu mereka tidak pernah menyebut nama oppa mereka selalu bilang ‘anak kami’dan memuji-mujimu ”
‘’haha dan saat kau kau digereja si mentimun kaget melihatku. Dan kau hanya tertunduk chagiya”
‘’ Jessica? Yaps waktu itu aku mendengarnya . Mr. lee kau penuh kejutan aku beruntung bisa menjadi istrimu.  Aku harap kita selalu bersama selamanya. ’’
‘’ne, nyonya lee . Kalau kau tahu aku mencintaimu saat pertama kali bertemu kau UKS. Cintaku bertambah saat aku menciummu. kelak kita akan bersama sampai kita memliki cucu.’’ Ucap namja tersebut
“ne. aku harap begitu”
Ia mencium yeoja yang ada di sampingnya, yeoja yang telah sah menjadi istrinya. Ciuman saling mencintai dan hanya Tuhan, bintang-bintang nan indah yang menyaksikan kisah cinta mereka.
‘’saranghae PARK HYORA’’
‘’nado saranghae LEE DONGHAE’’
‘’Oppa besok mau antar aku kemakam appa? Aku merindukannya.’’
‘’baiklah chagi-ya’’ucapnya disela-sela ciuman mereka

Cinta akan datang kapan saja tanpa mengenal waktu dan tempat. Sama dengan hujan yang datang kapan saja dimana saja. Cinta sama halnya dengan hujan. Hujan terdiri dari air yang banyak cintapun sama. Cinta membutuhkan benih kasih sayang yang banyak dan pengorbanan.


====SELESAI====